Rabu, 14 januari merupakan hari dilaksanakannya kegiatan Tracking With Qur’an. Kegiatan ini merupakan rutinitas yang dilakukan SMPIT Al Kamil untuk kelas 8. Kali ini, kegiatan dilakukan di kawasan taman nasional Gunung Salak, Sukabumi. Dengan dibimbing pak Hilmy S. Alam, Siswa kelas 8 akan membuat kenangan yang berkesan. Tidak hanya mengasah fisik, tapi juga mental, kerjasama, serta jiwa entrepreneur.
Tujuan dan Nilai
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat keluar dari zona nyaman dan melatih mental mereka. Selain itu, ada banyak nilai nilai nilai yang ditanamkan, seperti:
- Kerja sama dalam tim, trekking biasanya dilakukan bersama sama, tidak sendirian
- Ketangguhan fisik dan mental menghadapi tantangan alam , apalagi dilaksanakannya saat musim hujan
- Entrepreneurship, karena siswa harus mengumpulkan dana sendiri dengan berjualan sebelum kegiatan berlangsung
Jalannya Kegiatan

Kegiatan ini sepenuhnya dirancang oleh siswa kelas 8, mulai dari konsep acara, segala persiapan yang dibutuhkan, jika ada biaya yang diperlukan, maka mereka harus mencarinya sendiri melalui kegiatan fundraising. Alhamdulillah, seluruh siswa berhasil mengumpulkan dana sesuai target melalui usaha berjualan.
Pada Hari pertama diisi dengan melakukan camping di area Cidahu Camping Ground, sukabumi. Pada hari kedua, siswa mulai melakukan tracking dari Cidahu menuju Kawah Ratu dan kembali lagi ke camp. Perjalanan menempuh jarak sekitar 8,5 km dengan waktu tempuh kurang lebih 6 jam, Saat trekking ada beberapa kali turun hujan ringan, tapi tidak menghalangi siswa untuk terus lanjut sampai tujuan sesuai yang direncanakan.
Semua siswa sangat antusias menjalani kegiatan ini, walaupun ada satu siswa yang tidak dapat mengikuti tracking karena masalah kesehatan, tapi semangat kebersamaan tetap terjaga. Ada sebuah Momen paling berkesan, yaitu ketika salah seorang siswi yang kesulitan tetap berusaha hingga akhir, berjalan tertatih namun penuh tekad.
Dampak dan Refleksi

Selain untuk tadabbur alam, ada banyak manfaat yang dapat dipetik, diantaranya:
- Bagi siswa: melatih kerja sama, membangun mental tangguh, serta belajar menghadapi tantangan berat dengan sabar dan tekad.
- Bagi sekolah: memperkuat pembelajaran berbasis pengalaman nyata, sekaligus menanamkan nilai kemandirian dan kepemimpinan.
“Awalnya saya kira akan sulit dan nggak seru, tapi ternyata berjalan di alam seseru ini yaa,” ungkap Atha, salah satu peserta.
Penutup
Tracking with Qur’an bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan sebuah latihan mental dan spiritual. Dimulai dari merancang kegiatan, mencari dana, menghadapi alam, semua dilakukan oleh siswa kelas 8 secara mandiri dan kompak. setela acara ini, mereka pulang membawa pengalaman berharga yang akan menempa mereka menjadi pribadi yang lebih kuat, mandiri, dan penuh semangat.